PLESERIAN ANGGOTA DPRD ENREKANG DIPROTES

ENREKANG, KABARMASPUL.COM – Kunjungan kerja yang belakangan ini kencang dilakukan oleh sejumlah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel) dipertanyakan oleh Aktifis penggerak anti Korupsi. Pasalnya, dari tiga puluh orang Anggota Dewan di kota berjuluk Bumi Massenrepulu itu, dikabarkan silih berganti ‘pelesiran’ keluar daerah dengan alasan ‎agenda kegiatan konsultasi.“Alasan untuk konsultasi keluar daerah sah-sah saja, asal ada manfaatnya untuk rakyat. Tetapi, jangan ada kesan Plesiran untuk menghabiskan anggaran diakhir tahun,”kata Jasmir L Laintang, Koordinator Indonesia Timur Coruptions Wacht (ITCW).

‎Jasmir Laintang, mengatakan, Anggota DPRD di Kabupaten Enrekang harus lebih mengedepankan kepentingan rakyat dibandingkan kepentingan pribadi. “Kami mempertanyakan sejauh mana peran wakil rakyat di Enrekang ini. Apakah aspirasi masyarakat sudah sesuai dengan keinginannya atau tidak,!,”ucapa Jasmir, mempertanyakan.

Menyikapi pernyataan itu, Ketua DPRD Kabupaten Enrekang, Banteng, membantah adanya Plesiran yang dilakukan oleh sejumlah Anggota DPRD untuk menghabiskan anggaran diakhir tahun.Adapun kata dia, perjalanan ‎dilakukan itu sudah dirapatkan dan menjadi agenda per komisi di Dewan.“Jadi, kami keluar kota bukan untuk jalan-jalan, tetapi kami melakukan kunjungan kerja, seperti konsultasi dan pembentukan SDM. Dan itu melalui rapat disetiap komisi,”dalih Banteng, saat dikonfirmasi melalui via sellulernya. Jumat (13/11/2015) Malam.

Menurut Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini, anggota DPRD tidak bakal keluar Daerah kecuali tidak ada agenda yang sifatnya diluar dari kepentingan masyarakat.“Tidak serta merta kami keluar Daerah tanpa ada alasan jelas, dan itu untuk kepentingan rakyat juga. ‎Kami kadang keluar untuk konsultasi tentang ranperda. Biasanya di Makassar dan pertemuan dengan bapak Mentri di Jakarta,” tutup Banteng. (WP)

Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment