5 manfaat Berorganissi

1. Belajar kepemimpinan Saat terlibat dalam organisasi, tentunya banyak hal yang mesti dikerjakan yang mau
tak mau akan berinteraksi dengan banyak orang. Mereka yang aktif dalam organisasi akan sering terlatih mengungkapkan argumen di depan orang lain maupun mengarahkan anggota lain ketika menggelar sebuah acara. Ketika mencari pekerjaan maka kemampuan leadership ini tentu berguna sekali. Acapkali sejumlah lowongan mensyaratkan jiwa kepemimpinan menjadi bagian syarat yang harus dipenuhi kendati pada level staf yang sebetulnya tak mempunyai anak buah. 

2. Belajar mengelola waktu Waktu yang seringnya dimanfaatkan untuk belajar serta menyelesaikan tugas jelas berkurang. Padahal jumlah tugas kuliah sama antara yang ikut organisasi dan yang tak ikut berorganisasi. Supaya keduanya bisa berjalan beriringan maka manajemen waktu sepenuhnya dibutuhkan. Boleh jadi awalnya, akan kewalahan mengatur waktu kuliah dan berorganisasi. Namun, lama-kelamaan pasti akan biasa. Seterusnya, pola tersebut bisa terbawa selama hidup. Ketika bekerja di kantor maka tak akan kaget ketika mengorganisir pekerjaan yang jumlahnya banyak dengan menentukan pekerjaan mana yang mesti didahulukan. 

3. Meluaskan pertemanan Pada sebuah organisasi akan menemui banyak orang. Bisa teman satu angkatan, kakak senior, mahasiswa jurusan lain, dsb. Mereka semua itu tidak boleh disepelekan, sebab mereka bisa jadi sebagai sebuah faktor penting, lebih-lebih untuk fresh graduate ataupun mereka yang tengah mencari kerja. Mungkin saja dari mereka itu,akan diperoleh info tentang lowongan kerja. Atau mereka memberikan sebuah referensi ke anda di perusahaan yang anda lamar. Berdasarkan tradisi di beberapa perusahaan, referensi dari pegawai yang sudah bekerja di perusahaan itu akan lebih dipertimbangkan. 

4. Melatih sikap bermasyarakat Mahasiswa yang ikut berorganisasi biasanya secara kemasyarakatan pun cenderung aktif ketimbang mereka yang tak terlibat organisasi. Dalam organisasi mereka akan dilatih berhubungan dengan beragam karakter orang. Tak cuma teman satu angkatan namun juga dari jurusan dan angkatan lain. Sehingga tentunya akan kian meluaskan pengetahuan tentang bermacam tipikal orang. 

5. Melatih memecahkan masalah dan konflik Sering berhubungan dengan orang banyak dengan bermacam ciri khasnya tentu wajar kalau sekali dua kali terjadi konflik antar mereka. Begitu juga di dunia kerja, ketika ada deadline yang segera harus diselesaikan, teman sekantor yang tak bersahabat atau hobi menjatuhkan teman kerja di hadapan atasan, dll yang berisiko memunculkan konflik. Bila sudah sering menyelesaikan problem dan konflik, manfaat organisasi akan sangat terasa karena tak terkejut lagi dan sudah tahu apa-apa yang semestinya ditempuh.

                                                                                                    Sumber: http://7manfaat.blogspot.com
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment